Entri Populer

Jumat, 08 Juli 2011

Permainan Pramuka, Asyik dan bermanfaat.




Banyak orang yang menyalah kaprahkan tentang pramuka. Mereka hanya mengira pramuka adalah kegiatan yang membosankan, kerjaannya itu-itu aja, main tali lah, main semaphore aja, tepuk tangan aja lah. Tapi lebih dari itu, pramuka ternyata memiliki kegiatan yang menarik dan so pasti enak banget buat diikutin. Salah satunya permainan pramuka.
Permainan pramuka merupakan permainan yang ada di pramuka yang bertujuan untuk menyegarkan otak para pramuka setelah beraktivitas lama di sekolah atau di kantor. Permainan pramuka biasanya dilakukan berkelompok. Anggota pramuka di bagi dalam kelompok-kelompok kecil, lalu kelompok-kelompok itu di beri nama seperti Juliet, Romeo, Tango, Lima dan lain sebagainya. Masing-masing kelompok akan memperebutkan gelar terbaik disetiap permainan. Setelah seluruhnya di akumulasikan, maka akan didapat kelompok yang menjadi juara umum.
Tapi sebenarnya, dalam permainan pramuka bukan gelar juaranya yang menjadi tujuan utama, tapi kebersamaan dalam kelompok tersebut. Dari sana banyak hal yang bisa didapatkan mengenai kehidupan.
Beberapa contoh permaianan pramuka adalah:
a.       KIM
Kim adalah suatu jenis permainan yang ditemukan oleh Baden Powell yang diambil dari ceritanya dalam buku Scouting For Boys. Permainan kim merupakan suatu latihan menggunakan pancaa indra untuk meningkatkan ekecerdasan pemikiran/ otak kita, kecepatan bereaksi atau mengambil kesimpulan dan kecepatan daya tangkap. Untuk mencapai hal yang baik, maka hendaknya kita harus sering berlatih menggunakan panca indra kita. Sehingga Kim dianalogikan dengan Kemampuan Indera Manusia.
Bentuk-bentuk permainan Kim antara lain kim lihat, kim cium, kim raba, kim rasa, kim dengar dan kim kombinasi.
b.      Memasukan pensil dalam botol
Permainan ini memang terlihat mudah, namun setelah dilakukan ternyata memerlukan ketelitian. Permainan ini dapat dilakukan 2 orang atau lebih, dimana 1 orang sebagai pengarah dan yang lain melakukan instruksi pengarah. Permainan akan semakin sulit apabila semakin banyak yang melakukannya.
c.       Gajah dan sapi
Permainan gajah dan sapi hanya membutuhkan pendengaran yang baik dan kesigapan. Permainan ini dilakukan oleh 4 orang, dimana 1 orang sebagai pengarah dan 3 yang lain sebagai pelaksana. Apabila pengaraha mengatakan gajah, maka orang yang di tengah mengangkat salah satu kakinya dan yang lain menaruh tangannya dipinggang. Sedangkan apabila pengaraha mengatakan sapi, orang yang ditengah mengacungkan jempol kebawah dan 2 orang disampingnya mempraktekkan memerah susu.
d.      Tali beringsut
Permainan tali beringsut memerlukan kesabaran dan kerjasama tim yang baik, hingga bisa memisahkan satu tali dengan yang lainnya.

Seperti yang dikatakan di awal, permainan pramuka banyak menyimpang makna didalamnya dan sangat bermanfaat. Permainan pramuka dapat di andalkan sebagai:
1.      Permainan Pramuka Sebagai Penyegar Otak
Aktivitas yang padat sering kali membuat otak kita jenuh dan terkadang stres. Kejenuhan adalah tekanan. Siapapun yang merasa jenuh, dia akan berusaha sekuat tenaga melepaskan diri dari tekanan itu. Jenuh banyak memiliki ragam, beberapa kejenuhan yang ada disekitar kita seperti: jenuh belajar, bekerja, dan Jenuh Hidup. Kejenuhan yang paling sering di temui adalah kejenuhan belajar bagi para siswa. Kejenuhan belajar dapat menyebabkan siswa tersebut malas beraktivitas dan cendrung tidak peduli dengan tugas-tugas sekolah. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena menyangkut kualitas anak bangsa.
Maka dari itu, sesekali kita perlu mengadakan kegiatan-kegiatan yang dapat menyegarkan otak kita kembali. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat berupa jalan-jalan ke luar kota, menonton film di bioskop, atau melakukan sebuah permainan kecil. Permainan merupakan langkah yang paling gampang dilakukan, karena dapat dilakukan di mana saja, kapan saja dan tidak memerlukan biaya yang besar.
Di pramuka, bukan hanya berhubungan dengan baju coklat, kedisiplinan, atau baris-berbaris. Di pramuka juga ada permainan yang dapet menyegarkan otak kita setelah lama beraktivitas di luar. Permainan di pramuka tidak memerlukan biaya yang mahal dan dapat menyesuaikan dengan tempat.
Dalam permainan pramuka, kita diajak untuk bersenang-senang tanpa harus memikirkan beban-beban tugas yang menumpuk. Seperti permainan memasukan pensil dalam botol, walaupun gagal dalam permainan tersebut, tapi ada satu hal yang pasti membuat kita tertawa yaitu perjuangan yang gigih dan terkadang timbul gaya-gaya yang lucu saat kita berusaha memasukkan pensil dalam botol.

2.      Permainan Pramuka Sebagai Pembentuk Karakter Seseorang
salah satu pembentuk karakter adalah Adanya nilai yang diserap seseorang dari berbagai sumber, seperti agama, ideologi, pendidikan dll. Nilai-nilai juga dapat diserap dari kegiatan-kegiatan yang menarik dan edukatif, seperti permainan dalam pramuka.
Dalam permainan pramuka, selain diajak untuk bersenang-senang, juga memiliki makna yang tersirat dalam setiap permainan. Permainan pramuka dapat melatih kedisiplinan, kesigapan, ketelitian, rasa tanggung jawab dan lain sebagainya. Walaupun belum ada penelitian yang melakukan hal seperti itu, namun permainan pramuka dianggap mampu dalam pembentukan karakter seseorang. Setidaknya, ketika seseorang melakukan permainan-permainan yang ada di pramuka, seseorang tersebut akan berfikir bagaimana cara menyelesaikan permainan tersebut agar hasilnya baik. Secara tidak langsung setelah orang itu sering melakukan permainan pramuka, cara-cara yang digunakan dalam permainan-permainan tersebut akan diaplikasikan dalam dunia nyata.
Menurut pengakuan Pramuka Penegak suatu Ambalan di kota Singaraja, dirinya menjadi terbiasa cepat dan tanggap setelah sering melakukan permainan pramuka.

3.      Permainan Pramuka Mempererat Tali Persaudaraan
Manusia tidak bisa hisup tanpa orang lain. Satu orang memerlukan orang lain dalam hidupnya. Tidak mungkin ada orang yang bisa hidup tanpa orang lain. Hubungan satu orang dengan orang lain dapat menimbulkan hubungan dekat seperti saudara.
Dalam permainan pramuka dapat menyebabkan hubungan antar pemainnya semakin dekat. Dari awalnya tidak saling mengenal, menjadi mengenal. Saat melakukan permainan, satu tim dituntut untuk kompak. Dari sanalah, hubungan itu berjalan hingga akhirnya bisa seperti saudara.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar